Assalamualaikum
Warahmatullah Wabarakatuh
Bismilahirrohmannirrohim.....
Teruntuk Umi – umiku yang aku rindukan...
aku menciptakan narasi
ini,
Karena aku ingin
mengungkapkan, betapa aku merindukanmu, Umi....
aku KECEWA...
Umi, aku kecewa padamu.
Karena Engkau telah
membiarkanku terjebak dalam lautan rindu, saat ini...
aku yang selalu
menunggumu di setiap sujudku, berharap engkau kembali mengelus punggungku...
Sesungguhnya kekecewaan
ini hanyalah sebuah jeritan dari lubuk hatiku, bahwa...
aku sangat mencintaimu,
Umi-umiku...
aku MARAH...
Umi, aku marah padamu.
Karena Engkau telah
meninggalkanku disaat aku bersama belahan dirimu yang lain membutuhkan dekapan
halus tanganmu...
aku mengharapkan
ketulusan, kasih sayang, dan belaianmu, Umi....
sesungguhnya kemarahan
ini muncul karena aku sadar, bahwa....
aku sangat
mengharapkanmu, Umi-umiku....
aku SEDIH...
Umi, aku sedih
karenamu.
Karena Engkau telah
membuatku meratapi kepergianmu yang tidak pernah aku harapkan...
aku tak pernah melepaskan
tasbihku, untuk menghitung hari, menghitung kedatanganmu, bahkan dalam
mimpiku...
aku sangat
membutuhkanmu, Umi-umiku...
Ya
Allah, Ya Wasi’...
Jika pesan ini dapat
tersampaikan kepadanya...
aku ingin mengatakan :
Umi-umiku...
aku Cinta padamu.
aku Rindu padamu.
aku Sayang padamu.
tapi aku telah Rela,
jika malaikatmemang
harus menjemputmu,
Ya
Allah, Ya Basit...
Lindungilah Dia,
limpahkanlah rahmat-Mu kepadanya, lapangkanlah alam kuburnya, dan beratkanlah
timbangan kebaikannya, agar Dia bisa bertemu dengan-Mu di Surga...
aku mengerti semua
kondisi ini, bahwa Allah menyayangiku....
karena dengan kondisi
ini, aku menyadari, bahwa...
Umi-umiku adalah
malaikat bagiku, malaikat terindah yang sayapnya memberikan kehangatan dan
kasih sayang yang melimpah. Bahkan dengan mengingatnya, aku merasakan
kedamaian....
Umi-umiku adalah api
bagiku, api yang mampu memanaskan semangat dan kekuatan dalam diriku. Bahkan
dengan merindunya, aku merasakan diriku tergoyah dari peraduan....
Ya
Allah, Ya Mujib...
Jika ini adalah
kesempatan terakhirku untuk berharap kepadamu :
Ya Allah, jikapun aku
adalah penghuni jahanam, aku berharap Engkau mempertemukanku dengan Umi-umiku
di akhirat kelak di samping pohon kurma bersama para wali Allah.
Walaupun hanya
sedetik....
Amin....
Dari belahan jiwamu
yang selalu merindukan....
Wassalamualaikum, Wr.
Wb.
5:47-29/10/2011












