Aku tak mencari kesempurnaan, maupun kebaikan
Hanya ketulusan dari seseorang yang mampu memberikan kehangatan dan kasih sayang
Aku sadar aku tak lebih dari seorang yang cacat
Cacat fisik, tapi tidak untuk hati
Aku masih sanggup merasakan
Ada kebaikan dan cerita cinta di luar sana
Di balik tembok hati yang rapuh ini
Aku fokuskan pandanganku pada sekumpulan bidadari
Semuanya memancarkan rona keindahan
Tapi aku tak bisa lepaskan pandanganku
Pada keanggunan bidadari yang kecil dan tampak muram
Aku sadar dia hanya seorang diri
Kutangguhkan semua rasa sakit di sekujur tubuhku
Untuk menemui melodi sendu
Sepanjang masaku mendengarkannya
Aku tak kuasa untuk menahan tangis dalam kebutaan hatiku
Aku merasa lemah, tak berdaya, rapuh.
Karena aku tak sanggup memberinya cahaya yang terang dalam sekali waktu
Tapi aku bisa memberinya kehangatan yang kontinyu
Sehingga dia bisa merasakan ruam mentari sepanjang waktu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)













0 comments:
Post a Comment
Berkomentar Gratis Backlink... ^^